January 3, 2014

Posted by Unknown On 21:37



Bismillah...

Di penghujung 2013 yang sudah menua, dengan tak adanya acara televisi yang menarik minat hati, ditambah lagi dengan riuhnya kondisi di luaran sana, terompet yang sahut menyahut, dan balapan kereta trail yang hari ini jadi acara rating pertama di kampungku, Sp.1 Trans Umum, Cinta Damai (yah nama ini mungkin akan sedikit tidak sesuai mengingat bagaimana desa ini malam ini menghabiskan malam akhir tahun ini), Tapung Hilir, Kampar, Riau. 
Dalam kondisi seriuh itu, aku seperti biasa, tergugu diam, tak bercampur, tak membaur, tapi itu memang tradisi diriku, seperti ini memang biasanya aku menghabiskan malam yang disebut malam tahun baru masehi itu, paling tidak seingatku seperti itu.
Tapi malam ini, sedikit berbeda, karena dari penjuru provinsi yang berbeda, dari sebuah pulau yang terkenal dengan indah pantai, besar ombak dan ombo batunya, ada seorang gadis yang juga merasakan hal yang sama dengan yang kurasa, malam ini kami hanya tak ingin bertasyabbuh riuh mengikut budaya yang tak pernah samasekali dicontohkan nabi kami, Muhammad SAW. Lalu dengan perasaan yang sama, dengan semangat yang juga sama-sama sedang berada di tempat yang tidak seharusnya, kami berfikir apa yang seharusnya kami lakukan.Dan inilah yang kami lakukan malam ini....

Menulis, mengeluarkan unek di benak yang sudah bercokol berjenak, paling tidak ini bisa mengumpulkan kembali semangatku dan semangatnya harapku, yang sedang terserak tak tentu arah. Malam ini aku tak punya tema khusus, tapi aku ingin menuliskan sedikit hal yang aku dapat beberapa hari terakhir, berharap ini dapat memercikkan sedikit manfaat untuk kita.

Tentang learn-share, belajar-berbagi...
Dua buah kata yang kudapat dalam perjalanan terakhirku, dua kata yang cukup untuk menyadarkan aku yang sedang berada dalam keterguguan, tentang hakikat hidupku yang mungkin sedang “terhenti” selama beberapa waktu terakhir. Kenapa? Memangnya apa menariknya sih, itu kan cuma dua kata bahasa Inggris yang biasa aja, iya sih, emang iya sih, itu hanya dua kata yang biasa saja, tapi itu kalau kamu tidak memaknainya, apalagi melakukannya, hanya melihatnya saja, itu akan menjadi kata-kata yang biasa saja. Tapi tentu akan berbeda, kalau dimaknai betul apalagi sampai dilakukan dalam hidup ini, teman. Hmmm... kenapa?

Ya mungkin apa yang akan ku katakan ini akan terlalu abstrak bagimu, tapi setidaknya ini menggugahku untuk tidak terus tetap berdiam diri dalam hidup yang “begini-begini” saja.
Baiklah, kita semua tentu ingin hidup bahagia kan? Lantas apa yang kita lakukan untuk hidup bahagia? 
Iya, kalo mau bahagia, kita terlebih dahulu harus belajar bahagia, belajar mencari bagaimana bahagia itu, belajar bagaimana menjaga bahagia itu dan belajar, belajar, dan terus belajar. Kalau tidak belajar tentu tidak tahu kan, maka itu, kita harus SELALU belajar... darimana saja, dari apa saja, kapan saja. Anda siap kan menjadi sang pembelajar? Hmmm... Bagus... (y) 

Nah, kalo udah belajar kan udah pintar, udah tau dan udah bisa, udah BAHAGIA dong ya? Bisa jadi, 
bisa jadi *ini acara apa ya? hehe, tapi belum WOWW kalo aku bilang mah, kenapa? 
Tapi ini aku yang bilang ya, mau percaya monggo, ga percaya ya juga monggo, kalo aku ambil pengibaratan, misalkan nih ya, ada gelas kosong, yang terus-terusan diisi ga dikeluar-keluariin, jadinya apa, penuh terus tumpah tumpah kan ya, jadinya apa? Mubazir kan ya? Nah, gitu juga sama kita, jadi biar apa yang kita dapat itu ga mubazir dan ga tumpe tumpe, apa nih yang kita lakuin? Iyaap, betul sekali, Bagikan, share... Jadi manfaatnya ga jatuh di kita aja, ga menumpuk di kita aja, tapi juga ke orang lain yang kena bagi-bagi dari kita, rugi? Hmmm... Insyaallah, ga rugi. Ga percaya? Coba aja deh, ntar kalo punya sesuatu, apapun, mau uang, ilmu, pendapat, tenaga, ide, atau bahkan hanya seuntai senyum manis atau serangkai doa indah untuk sekitar atau apapun dari kamu yang ada yang bisa di bagi, coba aja bagiin!!! terus setelah itu rasain apa rasanya, (kalau kamu mau bagi-bagi apa rasanya, boleh juga, biar orang lain ikutan termotivasi untuk bagi-bagi) dan jangan takut, adegan bagi-bagi ini ga mesti 
dilakukan oleh profesional kok, bisa oleh siapa aja dan bisa dilakukan dimana saja, so try this at home or anywhere ya!!! Anda siap kan jadi sang pembagi?
Nah, bukan berarti dengan menulis ini akunya sudah khatam dalam hal belajar-berbagi, aku juga masih nol, tapi aku hanya ingin berbagi apa yang ku pelajari dan dapat dalam perjalanan terakhirku, semoga ada manfaat teman! Kalau kalian bisa lebih maju dalam hal belajar-berbagi ini tentu aku akan menjadi yang pertama sekali berbahagia. Jadi, mari terus belajar-berbagi, teman... 

Dan, terkait malam tahun baru ini, sudahlah... jangan heboh terikut euforia budaya oranglah, kasihan besok tukang bersih-bersih jalan ngebersihin sampah yang berserak hasil heboh-heboh malam ini... LKalaupun mesti ada hal yang kita lakuin, ayolah renungin, muhasabahin capaian apa yang udah kita lakuin di 2013 Masehi ini, dan apa yang mesti kita capai lagi di 2014 nanti, belajar-berbagi mesti jadi salah satu agenda dong ya tentunya, haha... oke!!! Bye...

Wassalam...
Salam sukses bahagia dunia akhirat.

0 comments:

Post a Comment